Mencari tahu siapa saja yang memberikan tautan (link) ke situs kita atau ke situs pesaing adalah langkah krusial dalam SEO. Lewat artikel ini, kita akan membahas lebih dalam tentang apa itu backlink, kenapa perannya sangat penting, dan rekomendasi alat yang bisa kamu pakai untuk memantaunya.

Sebenarnya, Apa Itu Backlink?

Singkatnya, backlink adalah tautan dari website orang lain yang mengarah ke website kamu. Tautan ini bertindak seperti "suara kepercayaan". Mesin pencari melihat link dari luar ini sebagai tanda bahwa konten di situsmu memang berkualitas dan layak direkomendasikan.

Contoh gampangnya begini: Anggaplah Website A punya artikel bagus tentang kopi. Lalu, Website B yang berjualan alat seduh kopi menaruh link artikel Website A di salah satu halaman mereka. Nah, dalam situasi ini, Website A baru saja mendapat backlink dari Website B.

Kenapa Backlink Sangat Penting?

Punya banyak backlink berkualitas itu penting karena Google dan mesin pencari lainnya memakainya sebagai tolok ukur otoritas (authority) sebuah situs.

Semakin banyak situs tepercaya yang memberikan link ke web kamu, semakin tinggi juga otoritas yang kamu miliki. Ujung-ujungnya, peluang artikel kamu untuk naik ke halaman pertama hasil pencarian Google akan jadi jauh lebih besar.

Rekomendasi Tool Cek Backlink Terbaik

Ada banyak alat di luar sana yang bisa bantu kamu membongkar data backlink secara rinci. Berikut beberapa pilihan terbaik yang patut kamu coba untuk riset:

1. BulkMetrik

Kalau kamu mencari alat praktis yang sering dipakai untuk evaluasi web, BulkMetrik punya fitur khusus untuk analisa tautan ini. Di dalam dasbornya, menu "Cek Backlink" sengaja dipisah dari tabel pengecekan metrik massal agar kamu bisa lebih fokus melihat detailnya. Kamu bisa menganalisa profil backlink situs sendiri atau pesaing tanpa membuat tampilan kerja jadi berantakan.

2. Ahrefs

Ahrefs sudah sangat dikenal di kalangan praktisi SEO. Alat ini menyajikan salah satu database link yang paling lengkap di pasaran. Cukup masukkan URL web kamu atau kompetitor, dan Ahrefs akan menampilkan daftar link yang masuk, metrik rating domain, sampai seberapa sering sebuah situs menautkan link ke tempatmu.

3. Moz Link Explorer

Pilihan populer lainnya adalah Moz Link Explorer. Cara kerjanya mirip, kamu tinggal ketik URL target di kolom pencarian. Moz akan melengkapi datanya dengan informasi seperti teks jangkar (anchor text) yang dipakai, otoritas dari halaman yang memberi link, hingga metrik Spam Score khas buatan mereka.

4. SEMrush

SEMrush punya database raksasa yang selalu diperbarui setiap hari, menjadikannya sangat akurat untuk riset backlink. Lewat alat ini, kamu bisa memantau strategi kompetitor, melihat otoritas web si penaut, sampai mengecek asal lokasi (geografis) dari link tersebut didapatkan.

5. Google Search Console

Kalau mau yang gratis dan datanya valid langsung dari Google, Google Search Console (GSC) adalah jawabannya. Di bagian menu "Links", kamu bisa melihat halaman mana dari situsmu yang paling banyak dapat tautan, situs apa yang paling sering menautkan, dan teks apa yang mereka pakai.

6. Ubersuggest

Ubersuggest buatan Neil Patel juga menawarkan fitur pengecekan gratis yang sangat ramah untuk pemula. Kamu bisa mengecek skor domain, melihat jumlah tautan masuk, mengidentifikasi link dofollow/nofollow, dan menganalisa tipe link yang mengarah ke situs target.

Memantau profil tautan memang butuh ketelatenan, tapi wawasan yang didapat sangat sepadan untuk pertumbuhan trafik situs. Dengan rutin mengevaluasi link menggunakan alat-alat di atas, kamu bisa menyusun strategi SEO yang lebih tajam dan selangkah lebih maju dari para kompetitor.